๐ Episode 61
Undangan Kompetisi Teknologi Nasional
Pagi itu di ruang laboratorium teknologi Akademi Digital terasa lebih sibuk dari biasanya.
Komputer menyala satu per satu.
Server utama yang sebelumnya sempat diserang hacker kini berjalan stabil kembali.
Di tengah ruangan, Invite-chan sedang mengetik cepat di keyboardnya.
Ia sedang memperbarui program PITIK-AI, kecerdasan buatan yang ia kembangkan bersama tim.
Sementara itu di sisi lain ruangan, My Hero sedang memeriksa firewall jaringan akademi.
Ia memastikan tidak ada celah keamanan yang tertinggal setelah insiden hacker GhostRoot.
Semua terlihat normal.
Namun pagi itu ternyata akan membawa sesuatu yang jauh lebih besar.
━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Surat Misterius
━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Tiba-tiba pintu laboratorium terbuka.
Masuklah Dedeng-sensei dengan membawa sebuah amplop besar berwarna hitam.
Amplop itu terlihat sangat resmi.
Invite-chan langsung menoleh.
"Sensei… itu surat apa?"
Dedeng-sensei tersenyum kecil.
"Sepertinya sesuatu yang menarik."
Ia meletakkan amplop itu di meja utama lab.
My Hero ikut mendekat.
Dedeng-sensei perlahan membuka amplop tersebut.
Di dalamnya terdapat sebuah kartu elektronik dengan logo besar.
Logo itu berbentuk sirkuit digital berbentuk globe.
Invite-chan membaca tulisan di kartu itu dengan suara keras.
"UNDANGAN RESMI – KOMPETISI TEKNOLOGI NASIONAL."
Invite-chan langsung membelalakkan mata.
"Kompetisi nasional?!"
My Hero juga terlihat terkejut.
"Itu kompetisi terbesar di dunia pendidikan teknologi."
Dedeng-sensei mengangguk.
"Betul."
Ia kemudian membaca isi surat tersebut.
Kompetisi itu mengundang sekolah-sekolah teknologi terbaik dari seluruh negeri.
Setiap sekolah boleh mengirim satu tim terbaik mereka.
Dan akademi mereka terpilih sebagai salah satu peserta.
Invite-chan langsung melompat kecil.
"Kita harus ikut!"
My Hero tersenyum.
"Tentu saja."
Namun Dedeng-sensei menambahkan sesuatu yang membuat suasana berubah serius.
"Kompetisi ini tidak mudah."
━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Tim Terbaik dari Seluruh Negeri
━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Dedeng-sensei menyalakan layar besar di ruang lab.
Ia menampilkan data tentang kompetisi tersebut.
Di layar muncul daftar sekolah teknologi terkenal.
Beberapa nama langsung membuat Invite-chan terkejut.
Sekolah-sekolah itu terkenal sangat kuat di bidang teknologi.
Ada sekolah yang terkenal karena robotika.
Ada yang terkenal karena kecerdasan buatan.
Ada juga yang terkenal karena keamanan siber.
My Hero membaca salah satu nama sekolah di layar.
"Techno Prime Institute…"
Ia terlihat serius.
Invite-chan bertanya.
"Itu sekolah hebat ya?"
My Hero menjawab pelan.
"Mereka juara bertahan selama tiga tahun."
Dedeng-sensei menambahkan.
"Dan mereka punya tim coding yang sangat kuat."
Invite-chan menelan ludah.
Namun ia kemudian tersenyum penuh semangat.
"Berarti ini akan seru!"
━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Pembentukan Tim
━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Dedeng-sensei kemudian berdiri di depan mereka.
"Akademi kita hanya boleh mengirim satu tim."
Invite-chan dan My Hero saling melihat.
Mereka sudah tahu jawabannya.
Dedeng-sensei tersenyum.
"Tim itu adalah..."
Ia berhenti sejenak.
Lalu berkata dengan tegas.
"Tim Duo Pitik."
Invite-chan langsung bersorak.
My Hero tertawa kecil.
Tim Duo Pitik akhirnya akan mengikuti kompetisi besar.
Namun Dedeng-sensei masih belum selesai berbicara.
"Kompetisi ini terdiri dari beberapa tahap."
Ia menampilkan slide baru di layar.
Tahap pertama: AI Challenge
Tahap kedua: Cyber Security Battle
Tahap ketiga: Robot Engineering
Tahap terakhir: Grand Technology Project
Invite-chan langsung berkata:
"Semua bidang teknologi!"
Dedeng-sensei mengangguk.
"Itulah mengapa hanya tim terbaik yang bisa menang."
My Hero terlihat berpikir.
"Kita harus mempersiapkan semuanya."
━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Persiapan Dimulai
━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Hari itu juga mereka mulai latihan.
Invite-chan fokus mengembangkan PITIK-AI.
Ia ingin membuat AI itu lebih pintar.
My Hero fokus pada keamanan jaringan.
Ia membuat firewall baru yang jauh lebih kuat.
Sementara itu Dedeng-sensei mengawasi semuanya.
Kadang ia memberikan saran.
Kadang ia hanya mengamati dengan tenang.
Namun jauh di dalam pikirannya, ia memikirkan sesuatu.
Kompetisi ini terlalu besar.
Dan ia tidak bisa berhenti memikirkan satu hal.
GhostRoot.
Hacker misterius itu sudah lama tidak muncul.
Tapi Dedeng-sensei tahu satu hal.
Orang seperti GhostRoot tidak akan berhenti begitu saja.
━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Pesan Misterius
━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Malam itu setelah latihan selesai…
Invite-chan kembali memeriksa server lab.
Ia hanya ingin memastikan semuanya aman.
Namun tiba-tiba layar komputer berkedip.
Sebuah pesan muncul.
Invite-chan terdiam.
Pesan itu hanya berisi satu kalimat.
"Sampai jumpa di kompetisi."
Invite-chan langsung memanggil My Hero.
"My Hero! Lihat ini!"
My Hero datang dan membaca pesan itu.
Ia langsung mengerti sesuatu.
Ini bukan pesan biasa.
Ini pesan dari seseorang yang tahu tentang mereka.
Invite-chan bertanya pelan.
"Menurutmu… siapa yang mengirimnya?"
My Hero menjawab dengan serius.
"Kalau aku harus menebak…"
Ia menatap layar.
"GhostRoot."
Invite-chan merasakan bulu kuduknya berdiri.
Kompetisi teknologi nasional bahkan belum dimulai.
Namun bayangan hacker misterius itu sudah muncul kembali.
✨ Episode 61 selesai
Kalau kamu mau, aku bisa lanjutkan:
๐ Episode 62 – Sekolah Rival Muncul
(akan muncul tim rival utama Duo Pitik, dan mulai konflik kompetisi)
Dan nanti juga akan ada:
- duel AI antar sekolah
- robot battle
- hacking challenge
- GhostRoot menyusup ke kompetisi ๐



0 komentar:
Post a Comment